EENG ANSELA EENG ANSELA �

Kata fitnah memiliki cakupan makna yg cukup luas daripada itu

Kata fitnah memiliki cakupan makna yg cukup luas daripada itu
•Fitnah Bermakna Syirik (menyekutukan Allah dgn sesuatu dlm ibadah)
(QS. Al-Baqoroh : 191)
•Fitnah Bermakna Ujian dan Cobaan
(Q.S. Al-Anfal: 28)
•Fitnah Bermakna Adzab (siksaan)
(Q.S. Ash-Shaaffat: 63)
•Fitnah Bermakna Dosa
(Q.S. Al-Ankabut: 49)
•Fitnah Bermakna Pembakaran dgn Api
(Q.S. Al-Buruj: 10)
•Fitnah Bermakna Pembunuhan
(Q.S. An-Nisaa: 101)
•Fitnah Bermakna Berpaling dari Jalan yg Lurus
(Q.S. Al-Maidah: 49)
Inilah beberapa buah dalil yg menunjukkan bahwa kata fitnah memiliki makna yg lebih luas. Telah menjadi ketetapan Alloh yg tdk akan pernah berubah bahwa dlm kehidupan manusia sgt mustahil tanpa adanya fitnah
Cobaan dan ujian senantiasa mengitari kehidupan kita utk mengetahui siapa yg jujur keimanannya dan yg hanya sekedar pengakuan belaka. Dgn adanya fitnah akan terlihat keteguhan hati dan kesabaran yg murni di atas ketaatan kpd Alloh SAW sehingga pada akhirnya mereka akan keluar dlm keadaan murni dan bersih sebagaimana murninya emas setelah dibakar ke dlm api. Alloh SAW berfirman,
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang2 terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang2 yg beriman bersamanya: Bilakah datangnya pertolongan Alloh? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat
(Q.S. Al-Baqarah: 214)

MALAIKAT JIBRIL MENANGIS

MALAIKAT JIBRIL MENANGIS
Malaikat Jibril bercerita tentang api neraka. Bahwa
ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala, telah menyalakan api
neraka itu selama 1.000 tahun, sehingga apinya
menjadi merah padam bernyala-nyala. .
Lalu dipanaskan lagi 1.000 tahun,lantaran suhu
panasnya,api itu berubah warna menjadi putih.Lalu
ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala memanaskannya selama
1.000 tahun lagi, hingga apinya berubah hitam pekat
dan gelap.
"Jika ada manusia yang dilemparkan ke dalamnya,
maka sekejap saja langsung akan musnah," ujar Jibril
pun menangis.
"Mengapa engkau menangis Ya Jibril," tanya Rasulullah
Shalallahu 'Alaihi Wassalam.
"Aku takut kepada jiwaku," ucap Jibril. "Bukankah
engkau adalah malaikat, yang tidak mungkin berbuat
maksiat kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala," kata
Nabi Muhammad Shallallahu'ala ihi Wasallam.
"Benar, akan tetapi takdir ALLAH bisa berlaku atas
siapa saja.
Bukankah IBLIS itu asalnya adalah penduduk surga,
lalu berlaku takdir ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala
atasnya. Hingga Iblis menjadi penghuni Neraka" urai
Jibril.

Firman Suci Allah SWT

Bismillah.
Firman Suci Allah SWT ini sangat patut kita perhatikan dalam pergaulan kita sehari-hari. Firman Suci ini sudah pasti benarnya karena diturunkan oleh Dia Pencipta seluruh alam semesta hingga kita manusia dengan detil-detil diri kita baik lahiriah(jasmani) maupun batiniah (kejiwaan) kita.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ ﴿١٥٩﴾
"159. Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."
(Q.S.3:159).
Seperti yang dijelaskan pada ayat di atas bahwa kekerasan hati, kejinya hati dan sikap kasar apalagi bengis sangat merusak hubungan. Hati dan sikap yang tidak disetujui ayat tsb sangat tidak diterima oleh setiap manusia, siapa pun dia.
Ungkapan-ungkapan ini pun, meski untuk anak-anak, jika diperhatikan merupakan cerminan firman suci di atas.
"JIKA anak dibesarkan dengan CELAAN......Ia belajar MEMAKI.
JIKA anak dibesarkan dengan PERMUSUHAN....Ia belajar BERKELAHI.
JIKA anak dibesarkan dengan CEMOOHAN....Ia belajar RENDAH DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan PENGHINAAN....Ia belajar...MENYESALI DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan TOLERANSI....Ia belajar MENAHAN DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan DORONGAN....Ia belajar PERCAYA DIRI.
JIKA anak dibesarkan degan SEBAIK PERLAKUAN
....Ia akan belajar KEADILAN.
JIKA anak dibesarkan dengan KASIH SAYANG.....Ia akan belajar MENEMUKAN CINTA.
JIKA anak dibesarkan dengan ANCAMAN.....Ia belajar cara BERKELAHI MENGALAHKAN.
Sepertinya, pesan Kitab Suci dan ungkapan di atas berlaku di tengah kehidupan kita. Bagaimana kita sekarang adalah hasil dari CARA-CARA KITA DIBESARKAN OLEH DIRI KITA SENDIRI !

KESETARAAN HUKUM

KESETARAAN HUKUM
Masih ingatkah dengan Kisah Seorang Nenek Mencuri Singkong Karena Kelaparan, dan kata Hakim “Saya tidak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tidak mampu membayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU” pada Tahun 2013 silam.
Sementara lihatlah kasus-kasus korupsi, penguasaan SDA oleh Asing, dan masih banyak kasus kasus besar lain. Sungguh carut marut bagi siapa saja yang mampu melihat.
Apakah fakta-fakta hanya sekedar info lewat tanpa pernah dipahami?
Apakah Sang Maha Pencipta belum menciptakan aturan untuk mengatur urusan-urusan ini ? Sungguh, telah hadir hukum yang seharusnya ditegakkan..
Jawabannya sudah ADA komplit.
Di mata hukum Islam, semua orang memiliki kedudukan setara; baik ia Muslim, non-Muslim, pria maupun wanita. Tidak ada diskriminasi, kekebalan hukum, atau hak istimewa. Siapa saja yang melakukan tindakan kriminal dihukum sesuai dengan jenis pelanggarannya. Dituturkan dalam riwayat sahih, bahwa pernah seorang wanita bangsawan dari Makhzum melakukan pencurian. Para pembesar mereka meminta kepada Usamah bin Zaid agar membujuk Rasulullah saw. agar memperingan hukuman. Rasulullah saw. murka seraya bersabda:
إِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِينَ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ وَايْمُ اللهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا
Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah tatkala ada orang yang terhormat mencuri, mereka biarkan; jika orang lemah yang mencuri, mereka menegakkan had atas dirinya. Demi Zat Yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, seandainya Fatimah putri Muhammad mencuri niscaya akan aku potong tangannya (HR al-Bukhari).

BAHAGIA DALAM KESULITAN

BAHAGIA DALAM KESULITAN
Sebenarnya prinsip dasar meraih kebahagiaan adalah dengan memiliki kemampuan Dalam menahan kepedian dan beradaptasi dalam situasi apapun. Oleh karena itu kita tidak perlu larut dalam kesedian dan tertekan dalam hal hal sepele. Sebab bila dilandasi kejernian hati ,seseorang akan bersinar merona sekalipun di tempat yg paling gelap (muslimin)
Ketika kita melatih bersabar dan berbangga hati kesulitan malapetaka akan bisa kita atasi. Ketika Allah menurunkan kesulitan kepada kita, jangan ditafsirkan allah tidak sayang kepada kita "allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupanya "(albaqoroh : 286)
Tapi justru dengan cara inilah allah mendidik kita agar menjadi lebih baik
Allah dekat dengan kita. Jadi kita tidak perlu kecil hati. Ada banyak pintu yang dapat kita rasakan untuk merasakan kehadiran Allah. Diantaranya membantu orang orang yang kekurangan, kalaupun tidak bisa membantu secara materi bisa membantu melalui perantara atau jasa dan tenaga, ketuklah sepertiga malam untuk mengadu kesulitan yg kita alami
Serahkan sepenuhnya tenaga,pikiran, perasaan, emosi, kelemahan kepada allah.

BERTEMU ITU KESEMPATAN, MENCINTAI ITU PILIHAN

"BERTEMU ITU KESEMPATAN, MENCINTAI ITU PILIHAN"Saat bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN..Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya..Itu bukan kesempatan, itu PILIHAN..

Saat kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih hebat daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya..
Itu bukan kesempatan, itu PILIHAN...
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia, itu PILIHAN...
Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan kita, tapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN.
Yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia...
Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai..
Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna....dengan cara yang Sempurna.
Yuk terus BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang Belum SEMPURNA dengan cara yang SEMPURNA...
Sebuah keharusan belajar tiada henti, sepanjang hidup.
Jikapun kita awalnya seorang pendosa sekalipun, Tuhan akan memberi kesempatan kita membaik selama kita mau belajar keras membaiki menyayangi pasangan kita.
Semata agar jiwa kita pun kelak menjadi SEMPURNA di hadapan Tuhan...
Karena pada akhirnya, bukankah itulah tujuan HIDUP & tujuan KEMATIAN kita ?

Ayat Al-Qur’an yang Istimewa

Satu Ayat Al-Qur’an yang Istimewa
Pada saat pengumpulan ayat-ayat Al-Qur’an menjadi satu mushaf, panitia memberlakukan aturan yang sangat ketat. Ketika ada orang datang dan menyatakan bahwa dirinya hafal satu ayat Al-Quran atau mengaku memiliki catatan satu ayat Al-Quran, pengakuan itu tidak lantas diterima. Namun ini tidak berlaku bagi satu ayat ini.
Pengumpulan Al-Qur’an terjadi pada masa masa Khalifah Abu Bakar. Umar ibn Khatab menetapkan keputusan bahwa setiap orang yangmenyodorkan satu ayat yang diklaim sebagai ayat Al-Quran, harus menghadirkan dua orang saksi yang membenarkan pengakuannya. Hal ini dilakukan demi menjaga kemurnian Al-Quran dan menghindari masuknya nash-nash yang bukan bagian dari Al-Quran.
Namun, ketika Khuzaimah al-Anshari menyodorkan ayat:
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
“Telah datang kepada kalian seorang Rasul dari jenis kalian. Terasa berat baginya apa-apa yang menyusahkan kalian. Ia sangat berharap kebaikan bagi kalian; sangat bersikap kasih dan sayang terhadap orang-orang yang beriman.” (QS. At-Taubah: 128)
Umar langsung menerima ayat itu tanpa meminta Khuzaimah menghadirkan dua orang saksi. Umar hanya berkata, “Memang begitulah adanya Rasulullah Saw.” Demikian tertulis dalam Tafsir Ath-Thabari jilid 14/588.
Ayat di atas menggambarkan betapa Rasulullah sangat menyayangi umatnya. Ia merasa sangat susah jika tahu ada umatnya yang menderita. Kisah seperti ini sudah sangat jamak diketahui, bahkan menjelang akhir hayatnya, yang terucap dari lisan Rasulullah adalah kalimat “Umatku, umatku!...” Jika ayat tersebut dikontekstualisasikan dengan kondisi kekinian umat Islam, saya tidak bisa membayangkan, apakah saat ini Rasulullah sedang bergembira atau sedang sangat berduka.
Nabi Muhammad dilahirkan dan diutus ke muka bumi ini sebagai pembimbing umat manusia ke jalan yang lurus. Ada sederet rambu-rambu yang diberikan oleh Rasulullah kepada manusia sepanjang masa. Rambu-rambu paling tegas adalah akhlak yang dalam sebuah hadis ditegaskan bahwa Rasulullah bersabda, “Sungguh, aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.” (Imam Baihaqi, Sunan Al-Kubrâ, jilid 10/192).
Seorang manusia yang ditunjuk oleh Allah sebagai Rasul dengan misi menyempurakan kemuliaan akhlak tentu dia sosok manusia yang memiliki akhlak yang sangat mulia; tentu ia merupakan sosok manusia yang pantas dijadikan suri tauladan. Tidak mungkin Allah menjadikannya sebagai penyempurna kemuliaan akhlak sementara ia sendiri minus-akhlak. Dalam pribahasa Arab dinyatakan fâqidu asy-sya’i lâ yu’thîhi, orang yang tidak memiliki sesuatu tidak mungkin dapat memberikan sesuatu itu kepada orang lain!

Nasehat Tentang Kematian

Nasehat Tentang Kematian
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Artinya : tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan (Q.S. Ali Imron : 185 )
Seorang penyair bersyair,
“ Siapkan pundi-pundi bekalmu
untuk masa yang pasti menantimu
Bila kematian datang menjemputmu
sampailah sudah batas hayatmu
Tibalah saatnya kau bertaubat
dari segala perilaku jahat
Hendaklah waspada wahai umat
sebelum ajalmu dijemput malaikat
Di Hari Kiamat kau akan menyesal
karena kau pergi tanpa bekal
Di tempat yang selalu dirundung sial
Peristiwa yang menanti di balik ajal
Tidakkah anda merasa kecewa
sahabatmu yang tersenyum ceria
Karena bekal yang cukup tersedia
Sedang dirimu haus dahaga?”
Semoga kita selalu mendapatkan taufiq dari Allah Ta'ala. Semoga bermanfaat. Wallaahu a'lam

ORANG KAYA

~» ORANG KAYA «~
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta benda tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan hati."
Banyak orang kaya harta tapi miskin hatinya, jangankan untuk sedekah untuk makan dirinya sendiri kadang perhitungannya minta ampun, ada orang minta2 tidak diberi malah dicela, ada sumbangan masjid pura2 tidak tau atau alasan dompet tertinggal, mereka selalu ada alasan agar uang mereka tak keluar untuk bersedekah.
Sedangkan kaya itu sebenarnya sederhana, saat kita tak bisa bersedekah harta, namun kita masih bisa bersedekah ilmu, waktu, tenaga dan fikiran untuk membantu orang lain yang membutuhkan 
Semoga kita semua tergolong orang2 yang kaya harta dan kaya hati serta dijauhkan dari sifat kikir, bakhil dan ubud dunia.
Aamiin

PENGARUH DZIKIR TERHADAP OTAK KITA

SUBHANALLAH!, INI LAH PENGARUH DZIKIR TERHADAP OTAK KITA
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan tenteram hati mereka dengan dzikrullah, ketahuilah hanya dengan mengingat Allah itu, hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’d, ayat 28)

OTAK hanyalah aktivitas-aktivitas bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipertanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu untuk memungkinkan ia bekerja dengan sempurna.



Setiap hari 14 juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta saraf tubuh yang lain. Semua aktivitas yang kita lakukan dan pemahaman atau ilmu yang kita peroleh adalah natijah dari aliran interaksi bio-listrik yang tidak terbatas.
Oleh itu, apabila seorang itu berzikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, seperti Subhanallah, beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif. Ini menyebabkan satu aliran bio-listrik di wilayah saraf otak tersebut.
Bila zikir disebut berulang-ulang kali, aktivitas saraf ini menjadi bertambah aktif dan turut menambah tenaga bio-listrik. Lama-kelamaan kelompok saraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kelompok saraf yang lain untuk turut sama aktif. Dengan itu, otak menjadi aktif secara keseluruhan.
Otak mulai memahami hal baru, melihat dari sudut perspektif berbeda dan semakin kreatif dan kritis, sedang sebelum berzikir otak tidak begini. Otak yang segar dan fit secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran.
Hasil penelitian laboratorium yang dilakukan terhadap subjek ini dimuat dalam majalah Scientific American, edisi Desember 1993. Satu penelitian yang dilakukan di Universitas Washington dan tes ini dilakukan melalui tes pemindaian PET yang mengukur kadar aktivitas otak manusia secara tidak sadar.
Dalam penelitian ini, sukarelawan diberikan satu daftar kata benda. Mereka diharuskan membaca setiap kata tersebut satu persatu dan menghubungkan kata-kata dengan kata kerja yang terkait. Ketika sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bagian berbeda otak menunjukkan peningkatan aktivitas saraf, termasuk di bagian depan otak dan korteks.
Menariknya, apabila sukarelawan ini mengulangi daftar kata yang sama berulang-ulang kali, aktivitas saraf otak merebak pada kawasan lain dan mengaktifkan kawasan saraf lain. Ketika daftar kata baru diberikan kepada mereka, aktivitas saraf kembali meningkat di daerah pertama.
Ini sekaligus membuktikan secara ilmiah bahwa kata yang diulang-ulang seperti perbuatan berzikir, terbukti meningkatkan kebugaran otak dan menambah kemampuannya.
Subhanallah, “Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?”
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
MARI BERSAMA-SAMA BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI

HUKUM MUBAH

Bro n sist,,
Mubah terbagi menjadi 2
macam lho:
1. Mubah yang akan terus
berhukum mubah (diam ditempat)
Dan ini adalah hukum asal
mubah seperti makan,
minum, tidur dan semisal
dengan itu. Ini semua adalah
perkara-perkara mubah.
2. Mubah yang tidak
selamanya berhukum
mubah.
yaitu sesuatu yang keluar
dari batasan yang
diperbolehkan, karena boleh
jadi dia menjadi wajib dan
boleh jadi dia menjadi
haram.
Boleh jd dia jd sunat dan makruh,tergantung tujuan dan causalitas kita.
Contoh : sy melakukan Jual beli
senjata dan ustadz gising mahmud pembeli senjata tsbt adalah mubah, akan
tetapi jika yang diinginkan
dengan senjata tersebut
adalah oleh ustadz gising mahmud digunakan untuk membunuh
orang lain (misalkan ustadz gising ada dendam thdp org lain), maka
diharamkan jual belinya.
Perlukah sy ambil perumpamaan/contoh yg nisbat kpd maulid nabi,tawasul,tahlilan,sholawat dll ?
Biar jelas dan faham mengenai bid'ah.

IBU PERI KEHIDUPAN


Ibu, 
Kasihmu serupa telaga warna
Yang menghias dalam setiap relung kehidupan
Yang menghambur lewat tutur pengharapan 
Yang mengatur pada sendi aliran darah
buah cintamu, ibu..

Ibu,
Disetiap helaan napas ini 
Namamu ibu yang selalu terlantur dan hadir dalam setiap denyut nadiku
Namamu ibu 
Hanya namamu ibu
Yang menyemai kala duka dan lara mendera
Pundakmu ikhlas kau beri 
Tak pernah  pantang menyambut segala keluh kesah 
Keteduhan mata, hati dan jiwamu 
Melunturkan asa juga meluluhkan benteng ketakberdayaan

Engkaulah ibu, 
Cahaya dan peri bagi anak-anakmu.

TERUNTUK IBU TERCINTA 

TANDA 100 HARI MAU MENINGGAL

[]◆[]=-TANDA 100 HARI MAU MENINGGAL -=[]◆[]

Innalillahi wa innalillahi rojiun, Datang dari Allah dan akan kembali kepadaNya, semoga kita selalu menjadi orang - orang yang selalu mengingatNya dan beruntung serta saling mengingatkan. 

✿|✿ Tanda 100 hari mau eninggal...

Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma saja mereka sadar atau tidak.

Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Asar. Seluruh tubuh iaitu dari hujung rambut sehingga ke hujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.

Tanda ini rasanya lezat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.

Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat.

Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

✿|✿ "Tanda 40 hari sebelum hari mati"

Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar. Bahagian pusat kita akan berdenyut- denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arash Allah SWT. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang masa. Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan- akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

✿|✿ "Tanda 7 hari"

Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan.

✿|✿ "Tanda 3 hari"

Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita iaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat dikesan, maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan- lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan- lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.

✿|✿ "Tanda 1 hari"

Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun- ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.

✿|✿ "Tanda akhir"

Akan terjadi keadaan di mana kita akan merasakan sejuk di bagian pusat dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah Syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.

Sesengguhnya mengingati mati itu adalah bijak,,,,,

KU PINTA KAU DALAM MIHRAB CINTAKU

○♥○KU PINTA KAU DALAM MIHRAB CINTAKU ○♥○

✿ ✿ Yang Ingin Punya Cinta Sejati,,Baca Yuuk ? ^_^

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ..

✿ Jika diriku mencintaimu kerana ketampananmu,
Jangan salahkan aku kalau aku beralih,
pada yang lebih tampan darimu.
✿ Jika diriku mencintaimu kerana hartamu,
Jangan salahkan aku kalau aku meniggalkanmu,
bila hartamu mulai sirna pada pandanganku.

✿ Jika aku mencintaimu kerana kedudukanmu,
Jangan salahkan aku kalau aku memilih,
yang lebih tinggi kedudukannya darimu.

✿ Wahai akhi pujaan qalbu,
Kiranya diriku mencintaimu kerana Agamamu,
Janganlah risau serta ragu,
InsyaAllah aku tetap akan menantimu,
Kiranya ini yang terbaik pada pandangan Rabbku.

✿ Memang ada yang lebih tampan darimu,
Memang ada yang lebih berharta darimu,
Memang ada yang lebih berkedudukan darimu,
Namun yakinlah semuanya pasti sirna ditelan waktu.

✿ Bagiku engkau adalah ANUGRAH dari Penciptaku,
Kerana Dialah yang mencondongkan hati ini untuk menerimamu,
Dialah yang Maha Tahu serta menentukan segala sesuatu,
Setelah istikharah namun tetap engkau yang dipertemukan denganku.

✿ Sabarlah menantikan waktu itu,
Kerana aku pun menanti sepertimu,
Walaupun banyak ujian menguji hatimu,
Namun yakinlah itu adalah untuk memantapkan hatimu,
Semua yang TERBAIK akan datang TEPAT WAKTU,
Sesuai KETENTUAN yang Maha Tahu,
InsyaAllah pasti akan dimudahkanNYA.
...........................................................
♥ Ya Rabb...Pemilik CINTA sejati,
Jika cintaku Kau ciptakan untuk dia,
Tabahkan hatinya, Teguhkan imannya,
Tegarkan dan temanilah dia dalam penantiannya,

♥ Jika hatiku Kau ciptakn untuk dia,
Penuhi hatinya dengan kasih-MU
Terangi langkahnya dengan cahaya-MU,
Kutitipkn cintaku pada-MU untuknya,
Resapkan rinduku pada rindunya,
Mekarkan cintaku bersama cintanya,
Satukanlah hidupku & hidupnya Dalam Cinta-Mu..♥
Aamiin ya Rabb... 

DOSA 24 JAM SEORANG WANITA di FaceBooK

[]♥[] DOSA 24 JAM SEORANG WANITA di FaceBooK []♥[]

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim 

Pernah ada seorang laki-laki Curhat, Beliau GELISAH dengan kondisi "Wanita-Wanita" yang suka menampakan foto-fotonya di FB. terlihat begitu kecewa melihat realita yang terjadi di kalangan kaum hawa saat ini.

Dengan nada lirih, mungkin dari lubuk hatinya yang terdalam, beliau menyampaikan "saya tidak TERTARIK dengan Wanita-wanita yang memajang fotonya di FB, harusnya mereka bisa lebih menjaga, bukan calon pasangan IDEAL karena BELUM BISA menjaga IZAHNYA (Kehormatannya) dan membiarkan kecantikanya dinikmati oleh orang-orang yang TIDAK BERHAK"

Seorang Wanita yang menampakkan foto dirinya di internet mungkin telah melanggar larangan untuk tidak tabarruj dan sufur.

[□] Tabarruj artinya seorang wanita
menampakkan sebagian anggota
tubuhnya atau perhiasannya di hadapan laki-laki asing.

[□] Sedangkan Sufur adalah seorang wanita menampak-nampakkan wajah di hadapan lelaki lain. Oleh karena itu Tabarruj lebih umum cakupannya daripada sufur, karena mencakup wajah dan anggota tubuh lainnya.

Tabarruj diharamkan dalam syariat berdasarkan ayat al-Qur’an dan juga hadits,antara lain: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Ada dua kelompok penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang memukuli orang-orang dengannya dan para wanita yang berbaju tapi mereka telanjang, berlenggak lenggok kepala mereka bagaikan punuk unta yang bergoyang.

Wanita-wanita itu tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya padahal bau surga bisa tercium sejauh sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 3971 &
5098)

Apabila seorang Wanita menampakkan gambar dirimu di internet lalu dimanakah esensi hijab sebagai al Haya’ (RASA MALU)

Sebagai seorang muslimah sejati, tentulah saudariku akan berpikir ribuan kali untuk melakukan hal yang demikian. Padahal Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam
bersabda yang artinya:

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlaq dan akhlaq Islam adalah malu” sabda beliau yang lain;
“Malu adalah bagian dari Iman dan Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla juga menjadikan kewajiban berhijab sebagai tanda ‘Iffah
(menahan diri dari maksiat) dalam firman-Nya, "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri- isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al Ahzab: 59)

Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), karena itu “mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan baerupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.

Wallahua’lam

©Maka pertanyaan terakhir, Sudah siapkah anda MENEKAN DELETE BUTTON di FB anda (saudariku)?

©Redhakah laki-laki yang sudah
dipersiapkan Allah untuk menjadi pasangan hidupmu?karena mereka lah yang berhak terhadap kecantikan yang kamu miliki.

©Ataukuh lebih redha fotomu di lihat jutaan mata??

© Jawabnya: ITU HAK SAUDARIKU
MUSLIMAH,KAMI HANYA IKUT
MENYAMPAIKAN...
..................................................
Wallahu a'lam bishowab,,,,

1 Like Adalah Harapan
1 Komen Adalah Do'a,,,semoga para Wanita Dapat menyadari nya,,,dan Menjadikan artikel ini Bermanfaat Untuk Muslimah yang lainya,

DAHSYAT NYA SAKARATUL MAUT

□✿□ DAHSYAT NYA SAKARATUL MAUT □✿□

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ...

〃 Kullu nafsin Daaiqatul maut
setiap yang bernafas pasti akan mati 〃

“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian,
niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

♥ ==> Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)

Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .

[] Ka’ab al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

[] Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah.

Wallahu a’lam bis shawab.
..............................................................
♥==> Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan­ sakaratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)

(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal.

Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata,

“Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!

♥==> Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa

Sebaliknya, Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.
..............................................................
Semoga Kita, keluarga kita, teman2 dan sahabat kita, guru2 kita termasuk orang2 yang dimudahkan dalam menghadapi sakaratul maut "dalam keadaan khusnul khotimah". Sehingga dapat menjalani proses kehidupan setelah mati dengan baik. Dan akhirnya kita dapat berjumpa dengan Kekasih kita baginda Rosulullah Muhammad SAW di surga kelak.

Aamiin Yaa Robbal Alamiin,,,,,,

RENDAH HATI

※♥※ RENDAH HATI ※♥※

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ..

Beranilah karena benar dan takutlah karena salah. Kebenaran merupakan sesuatu yang tak boleh disembunyikan apalagi dicampur adukkan dengan yang batil, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala : “ Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan ( janganlah ) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.” ( QS. Al-Baqarah : 42).

✿□ Sikap berani yang sebenarnya adalah laksana gerak layang- layang .

✿□ Tantangan angin menjadikannya semakin terbang tinggi bukan malah menjatuhkan diri.

✿□ Walaupun berbagai rintangan, tantangan,cemoohan dan cacian seringkali menghampiri diri tetaplah memiliki keberanian untuk menegakkan kepala dan pantang bersikap putus asa dalam menghadapi kerasnya badai kehidupan yang menghadang.

✿□ Namun akan lebih indah jika kita menghiasi keberanian dengan rendah hati.

✿□ Jangan kotori keberanian kita dengan kemarahan dan kesombongan karena akan menghancurkan diri.

✿□ Lebih baik disegani daripada ditakuti karena disegani cenderung dicintai sedangkan ditakuti cenderung dibenci....

✿□ Jangan terlalu membenci orang yang membenci kita karena melalui mereka kita akan mengetahui kekurangan diri....

✿□ Ketika benci datang, kasih sayang berkurang... namun kasih sayang yang tulus akan mengurangi kebencian...

✿□ Bencilah seseorang sekedarnya karena boleh jadi suatu saat akan kita cintai, dan cintailah seseorang sekedarnya karena boleh jadi suatu saat akan meninggalkan kita...

✿□ Cintailah sesuatu itu dengan biasa-biasa saja karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu benci, dan bencilah sesuatu yang tidak kamu ketahui dengan biasa-biasa saja, karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu cintai.” ( HR. Bukhari , Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dari Abu Hurairah ).

✿□ Cintailah seseorang karena Allah mencintainya, dan bencilah karena Allah membencinya, Insya Allah kita akan selamat..

✿□ Cinta dan benci yang berlebihan tidaklah baik. Sikap yang terbaik bagi sesama insan adalah sewajarnya, sederhana saja. Islam mengajarkan kepada kita untuk tak berlebihan dalam segala hal. Termasuk dalam mencintai dan membenci seseorang atau sesuatu.

[] Saudaraku.... memberikan seluruh cinta, perhatian dan kasih sayang kepada seseorang belum tentu mendapatkan balasan serupa...

[] Namun memberikan seluruh cinta kepada Allah tak kan pernah sia- sia..karena sesungguhnya cinta-Nya dan kasih-Nya kepada makhluk tiada batas...

[] Jika kita memberikan cinta yang tulus kepada Allah maka cinta-Nya akan kita dapat dan Dia akan menggerakkan hati makhluk-Nya yang terpilih untuk mencintai kita.
INSYA ALLAH ,,,

7 PERINGKAT NAFSU

□♥□ 7 PERINGKAT NAFSU □♥□

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ...

1.NAFSU AMMARAH 

Nafsu yang rendah dan Jahat . Berani melakukan kejahatan serta sukar mengambil iktibar.

2.NAFSU LAUWAMAH 

Nafsu yang sudah sadar tapi masih lemah . sering terpengaruh dengan dorongan nafsu.

3.NAFSU MULHAMAH.

Nafsu yang kedudukanya tidak tetap ,diantara nafsu Mutmainah dan nafsu lauwamah.

4.NAFSU MUTMAINAH.

Nafsu jinak dan tunduk dengan maksud nafsu yang tenang.

5.NAFSU RADHIAH.

Nafsu yang menerima dengan rela apasaja ketetapan dari Allah. Samada hukum hamkam dan syariat.

6.NAFSU MARDHIAH.

Kedudukan mereka Redha meridhai , Allah Redha ke atas mereka dan mereka ridha kepada Allah.

7.NAFSU KAMILAH.

Nafsu yang sempurna,Keinginan hanya kepada Allah semata mata, nafsu ini hanya dimiliki Rasul dan Nabi.

SubhanaAllah,,,,

|=- Jika Saudara/i Muslimah disuruh Memilih selain No: 7 ,,,,Nomer Manakah yang Saudara/i akan pilih,,,??

Walau nyatanya kita sebagai manusia selalu kalah dengan nafsu.

Allahua’lam bish shawwab.

NILAI KEHIDUPAN

|Kisah Motivasi |●“NILAI KEHIDUPAN ”●|
..............................................................

Alkisah, ada seorang pemuda yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dari bekerja sebagai buruh tani milik tuan tanah yang kaya raya. Walapun hidupnya sederhana tetapi sesungguhnya dia bisa melewati kesehariannya dengan baik.

Pada suatu ketika, si pemuda merasa jenuh dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti, untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja di ladang orang demi sesuap nasi. Hanya sekadar melewati hari untuk menunggu kapan akan mati. Pemuda itu merasa hampa, putus asa, dan tidak memiliki arti.

"Daripada tidak tahu hidup untuk apa dan hanya menunggu mati, lebih baik aku mengakhiri saja kehidupan ini," katanya dalam hati. Disiapkannya seutas tali dan dia berniat menggantung diri di sebatang pohon.

Pohon yang dituju, saat melihat gelagat seperti itu, tiba-tiba menyela lembut. "Anak muda yang tampan dan baik hati, tolong jangan menggantung diri di dahanku yang telah berumur ini. Sayang, bila dia patah. Padahal setiap pagi ada banyak burung yang hinggap di situ, bernyanyi riang untuk menghibur siapapun yang berada di sekitar sini."

Dengan bersungut-sungut, si pemuda pergi melanjutkan memilih pohon yang lain, tidak jauh dari situ. Saat bersiap-siap, kembali terdengar suara lirih si pohon, "Hai anak muda. Kamu lihat di atas sini, ada sarang tawon yang sedang dikerjakan oleh begitu banyak lebah dengan tekun dan rajin. Jika kamu mau bunuh diri, silakan pindah ke tempat lain. Kasihanilah lebah dan manusia yang telah bekerja keras tetapi tidak dapat menikmati hasilnya."

Sekali lagi, tanpa menjawab sepatah kata pun, si pemuda berjalan mencari pohon yang lain. Kata yang didengarpun tidak jauh berbeda, "Anak muda, karena rindangnya daunku, banyak dimanfaatkan oleh manusia dan hewan untuk sekadar beristirahat atau berteduh di bawah dedaunanku. Tolong jangan mati di sini."

Setelah pohon yang ketiga kalinya, si pemuda termenung dan berpikir, "Bahkan sebatang pohonpun begitu menghargai kehidupan ini. Mereka menyayangi dirinya sendiri agar tidak patah, tidak terusik, dan tetap rindang untuk bisa melindungi alam dan bermanfaat bagi makhluk lain".

Segera timbul kesadaran baru. "Aku manusia; masih muda, kuat, dan sehat. Tidak pantas aku melenyapkan kehidupanku sendiri. Mulai sekarang, aku harus punya cita-cita dan akan bekerja dengan baik untuk bisa pula bermanfaat bagi makhluk lain".

Si pemuda pun pulang ke rumahnya dengan penuh semangat dan perasaan lega.

=================================================

Kalau kita mengisi kehidupan ini dengan menggerutu, mengeluh, dan pesimis, tentu kita menjalani hidup ini (dengan) terasa terbeban dan saat tidak mampu lagi menahan akan memungkinkan kita mengambil jalan pintas yaitu bunuh diri.

Sebaliknya, kalau kita mampu menyadari sebenarnya kehidupan ini begitu indah dan menggairahkan, tentu kita akan menghargai kehidupan ini. Kita akan mengisi kehidupan kita, setiap hari penuh dengan optimisme, penuh harapan dan cita-cita yang diperjuangkan, serta mampu bergaul dengan manusia-manusia lainnya.

Maka, jangan melayani perasaan negatif. Usir segera. Biasakan memelihara pikiran positif, sikap positif, dan tindakan positif. Dengan demikian kita akan menjalani kehidupan ini penuh dengan syukur, semangat, dan sukses luar biasa!

22 Sebab Malaikat Rahmat tidak akan memasuki rumah anda

22 Sebab Malaikat Rahmat tidak akan memasuki rumah anda 
===========================

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ...

1-Rumah orang yang memutuskan hubungan Silatul Rahim.

2-Rumah orang yang memakan harta anak yatim secara haram.

3-Rumah yang memelihara anjing.

4-Rumah yang banyak menyimpan gambar yang mencerca Para Sahabat Nabi, orang yang telah mati dan sebagainya.

5-Rumah yang mengumandangkan nyanyian yang memuja selain daripada Allah SWT.

6- Rumah yang sering meninggikan suara.

7- Rumah yang didiami mereka yang syirik kepada Allah SWT seperti tukang tilik, ahli syihir dan nujum.

8-Rumah yang menggunakan perhiasan daripada emas seperti pinggan dan mangkuk daripada emas.

9- Rumah yang makan makanan yang berbau seperti bauan rokok, perokok, penagih dadah .

10- Rumah yang didiami mereka yang sentiasa bergelombang dengan maksiat.

11- Rumah yang didiami mereka yang melakukan dosa-dosa besar.

12-Rumah yang didiami mereka yang derhaka kepada kedua ibu bapa.

13- Rumah pemakan riba,intres.

14-Rumah yang mengamalkan budaya syaitan seperti kumpulan rock.

15- Rumah yang memiliki patung-patung.

16-Rumah yang memiliki loceng seperti loceng gereja.

17- Rumah yang didiami peminum arak.

18- Rumah yang mempercayai tukang tilik.

19- Rumah yang didiami mereka yang mendapat laknat Allah SWT, pemakan rasuah, pemberi rasuah dan mereka yang mengubah kejadian Allah SWT seperti wanita yang mencukur bulu kening, wanita yang memakai gelang atau rantai di kaki.

20- Rumah yang didiami mereka yang berhadas besar tanpa mandi Janabah/Junub.

21- Rumah yang melakukan pembaziran ( berhias dengan berlebihan ).

22- Rumah yang melakukan maksiat di dalamnya.