Bismillah.
Firman Suci Allah SWT ini sangat patut kita perhatikan dalam pergaulan kita sehari-hari. Firman Suci ini sudah pasti benarnya karena diturunkan oleh Dia Pencipta seluruh alam semesta hingga kita manusia dengan detil-detil diri kita baik lahiriah(jasmani) maupun batiniah (kejiwaan) kita.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ ﴿١٥٩﴾
Firman Suci Allah SWT ini sangat patut kita perhatikan dalam pergaulan kita sehari-hari. Firman Suci ini sudah pasti benarnya karena diturunkan oleh Dia Pencipta seluruh alam semesta hingga kita manusia dengan detil-detil diri kita baik lahiriah(jasmani) maupun batiniah (kejiwaan) kita.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ ﴿١٥٩﴾
"159. Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."
(Q.S.3:159).
Seperti yang dijelaskan pada ayat di atas bahwa kekerasan hati, kejinya hati dan sikap kasar apalagi bengis sangat merusak hubungan. Hati dan sikap yang tidak disetujui ayat tsb sangat tidak diterima oleh setiap manusia, siapa pun dia.
Ungkapan-ungkapan ini pun, meski untuk anak-anak, jika diperhatikan merupakan cerminan firman suci di atas.
"JIKA anak dibesarkan dengan CELAAN......Ia belajar MEMAKI.
JIKA anak dibesarkan dengan PERMUSUHAN....Ia belajar BERKELAHI.
JIKA anak dibesarkan dengan CEMOOHAN....Ia belajar RENDAH DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan PENGHINAAN....Ia belajar...MENYESALI DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan TOLERANSI....Ia belajar MENAHAN DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan DORONGAN....Ia belajar PERCAYA DIRI.
JIKA anak dibesarkan degan SEBAIK PERLAKUAN
....Ia akan belajar KEADILAN.
JIKA anak dibesarkan dengan KASIH SAYANG.....Ia akan belajar MENEMUKAN CINTA.
JIKA anak dibesarkan dengan ANCAMAN.....Ia belajar cara BERKELAHI MENGALAHKAN.
Sepertinya, pesan Kitab Suci dan ungkapan di atas berlaku di tengah kehidupan kita. Bagaimana kita sekarang adalah hasil dari CARA-CARA KITA DIBESARKAN OLEH DIRI KITA SENDIRI !
(Q.S.3:159).
Seperti yang dijelaskan pada ayat di atas bahwa kekerasan hati, kejinya hati dan sikap kasar apalagi bengis sangat merusak hubungan. Hati dan sikap yang tidak disetujui ayat tsb sangat tidak diterima oleh setiap manusia, siapa pun dia.
Ungkapan-ungkapan ini pun, meski untuk anak-anak, jika diperhatikan merupakan cerminan firman suci di atas.
"JIKA anak dibesarkan dengan CELAAN......Ia belajar MEMAKI.
JIKA anak dibesarkan dengan PERMUSUHAN....Ia belajar BERKELAHI.
JIKA anak dibesarkan dengan CEMOOHAN....Ia belajar RENDAH DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan PENGHINAAN....Ia belajar...MENYESALI DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan TOLERANSI....Ia belajar MENAHAN DIRI.
JIKA anak dibesarkan dengan DORONGAN....Ia belajar PERCAYA DIRI.
JIKA anak dibesarkan degan SEBAIK PERLAKUAN
....Ia akan belajar KEADILAN.
JIKA anak dibesarkan dengan KASIH SAYANG.....Ia akan belajar MENEMUKAN CINTA.
JIKA anak dibesarkan dengan ANCAMAN.....Ia belajar cara BERKELAHI MENGALAHKAN.
Sepertinya, pesan Kitab Suci dan ungkapan di atas berlaku di tengah kehidupan kita. Bagaimana kita sekarang adalah hasil dari CARA-CARA KITA DIBESARKAN OLEH DIRI KITA SENDIRI !
0 komentar:
Posting Komentar